Sejarah Desa

  • Dibaca: 1428 Pengunjung

Sejarah Singkat Desa Nyalian

  Pada abad ke 17 ada sebuah kerajaan di Taman Bali yang diperintahkan oleh seorang raja yang bernama I Dewa Gde Ngurah Den Bencingah, Beliau berputra banyak diantara salah satu putranya bernama I Dewa Ketut Kaler pada abad itu dipindahkan dari Taman Bali Kearah Timur yang dibatas oleh dua sungai besar yaitu sungai bubuh dan sungai melangit tepatnya di Wilayah Desa Getakan.

Desa Nyalian terdiri dari 8 Dusun yaitu : Dusun Pekandelan,Dusun Kelodan,Dusun Geria, Dusun Kapit, Dusun Dukuh, Dusun Pemenang, Dusun Umanyar dan Dusun Tegal Wangi. Desa Nyalian juga terdiri dari 4 ( empat ) Desa Pakraman yaitu Desa Pakraman Setra Kangin,  Desa Pakraman Pemenang, Desa Pakraman Umanyar dan Desa Pakraman Tegalwangi dengan rincian sebagai berikut : Desa Pakraman Setra Kangin terdiri dari 5 ( lima ) Banjar/adapt yaitu : Banjar Pekandelan, Banjar Kelodan, Banjar Geria, Banjar Kapit dan Banjar Dukuh, Desa Pakraman Pemenang terdiri dari 1 Banjar/adat yaitu : Banjar Pemenang, Desa Pakraman Umanyar terdiri dari 1 ( satu ) Banjar/Adat yaitu : Banjar Umanyar dan Desa Pakraman Tegalwang terdiri dari 1 ( satu ) Banjar/Adat yaitu : Banjar Tegalwangi  , walaupun Desa Nyalian  terdiri dari 4 ( empat ) Desa Pakraman namun Desa Administrasi tetap satu dan selalu hidup rukun serta saling menghargai satu sama  lainnya, dimana penduduk desa Nyalian tempat tinggalnya menyebar.

             Dalam perkembangan Desa Nyalian pernah dipimpin oleh Kepala Desa sebagai berikut :

1.      Anak Agung Togog ( s/d 1966  )

2.      Tjokorda Gede Putra ( 1966 – 1990 )

3.      Ida Bagus Made Raka ( 1990 – 1996 )

4.      Ida Bagus Hormat ( 1996 – 1998 ) Carteker

5.      Tjokorda Gede Putra ( 1998 – 2006 )

              6.      Ida Bagus Alit Negara ( 2006 - sampai saat ini )       

  • Dibaca: 1428 Pengunjung