RAPAT PERSIAPAN PEMBANGUNAN WC PROGRAM DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2020

Ida Bagus Putu Maha Buda Berita Desa

Dalam mempercepat proses pelaksanaan Program Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2020 berupa Pengadaan 3 (tiga) Unit Pembangunan WC, melalui Program Dana Desa (DDS) Tahun 2020 di Desa Nyalian, Hari ini Jumat, 19 Juni 2020 pukul 09.00 wita dilaksanakan Rapat Persiapan yang dihadiri oleh calon penerima Pengadaan WC, Perangkat Desa, serta Tim Pengadaan Barang dan Jasa Pembangunan WC.

Dengan cepat terealisasinya Pembangunan WC atau Jamban ini diharapkan Desa Nyalian dapat terbebas dari kategori Buang Air Besar Sembarangan (BHBS) menuju desa yag ODF. Perilaku buang air besar sembarangan (BABS/Open defecation) termasuk salah satu contoh perilaku yang tidak sehat. BABS/Open defecation adalah suatu tindakan membuang kotoran atau tinja di ladang, hutan, semak – semak, sungai, pantai atau area terbuka lainnya dan dibiarkan menyebar mengkontaminasi lingkungan, tanah, udara dan air. Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas. Sedangkan Desa/Kelurahan ODF (Open Defecation Free)  adalah Desa/kelurahan yang 100% masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Karakteristik Desa ODF (Open Defecation Free)

Satu komunitas/masyarakat dikatakan telah ODF jika :

  1. Semua masyarakat telah BAB hanya di jamban dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban.
  2. Tidak terlihat tinja manusia di lingkungan sekitar.
  3. Tidak ada bau tidak sedap akibat pembuangan tinja/kotoran manusia.
  4. Ada peningkatan kualitas jamban yang ada supaya semua menuju jamban sehat.
  5. Ada mekanisme monitoring peningkatan kualitas jamban.
  6. Ada penerapan sanksi, peraturan atau upaya lain oleh masyarakat untuk mencegah kejadian BAB di sembarang tempat.
  7. Ada mekanisme monitoring umum yang dibuat masyarakat untuk mencapai 100% KK mempunyai jamban sehat.
  8. Di sekolah yang terdapat di komunitas tersebut, telah tersedia sarana jamban dan tempat cuci tangan (dengan sabun) yang dapat digunakan murid-murid pada jam sekolah.
  9. Analisa kekuatan kelembagaan di Kabupaten menjadi sangat penting untuk menciptakan kelembagaan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efisien sehingga tujuan masyarakat ODF dapat tercapai.

Mengingat Desa Nyalian merupakan satu-satunya Desa di Kecamatan Banjarangkan yang belum menyandang predikat ODF, maka dengan usaha Pengadaan 3 (tiga) Unit WC ini diharapkan mampu membebaskan prilaku BHBS di Desa Nyalian di Tahun 2020 dan menuju predikat ODF di Tahun 2021. kendati demikian kami pihak Pemerintah Desa Nyalian kesadaran warga masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan merubah kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan di sungai atau di lingkungan sekitar dan menerapkan pola hidup sehat.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Pengaduan Online

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Aparatur Desa

Perbekel Sekdes Kasi Pemerintahan Kasi Kesejahteraan Kasi Pelayanan Kaur Keuangan Kaur Umum dan Tata Usaha Kaut Perencanaan Staf Administrasi Desa Kelihan Banjar Dinas Pekandelan Kelihan Banjar Dinas Kelodan Kelihan Banjar Dinas Geria Kelihan Banjar Dinas Kapit Kelihan Banjar Dinas Dukuh Kelihan Banjar Dinas Pemenang Kelihan Banjar Dinas Umanyar Kelihan Banjar Dinas Tegalwangi

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

STATISTIK COVID-19 DI INDONESIA