MUSYAWARAH DESA KHUSUS TERKAIT DATA USULAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL KELUARGA TERDAMPAK COVID-19 DESA

Ida Bagus Putu Maha Buda Berita Desa

               Hari ini Sabtu, 27 Juni 2020 bertempat di Kantor Perbekel Desa Nyalian telah dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus terkait Data Usulan Penerima Bantuan Sosial Keluarga Terdampak Covid-19 Desa Nyalian yang dantinya akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa Nyalian ini berlangsung pukul 09-00 Wita sd. selesai dengan dipandu oleh Sekretaris BPD Desa Nyalian. Dengan mencermati persyaratan yang ada sesuai Petunjuk Teknis (Keputusan Bupati Klungkung Nomor : 293/05/HK/2020) serta memverifikasi kembali secara demokratis menghasilkan kesepakatan bahwa jumlah Data Usulan Penerima Bantuan Sosial Keluarga Terdampak Covid-19 Desa Nyalian yang akan diajukan ke Pemerintah Kabupaten Klungkung Berjumlah 381 (Tiga Ratus Delapan Puluh Satu) Kepala Keluarga (KK).

             Pemerintah Desa Nyalian selanjutnya akan terus memperjuangkan dengan harapan seluruh data yang disepakati pada hari ini dapat seluruhnya diterima serta lolos dalam proses Verifikasi yang nantinya mendapat Bantuan Sosial Keluarga Terdampak Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Pengaduan Online

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Aparatur Desa

Perbekel Sekdes Kasi Pemerintahan Kasi Kesejahteraan Kasi Pelayanan Kaur Keuangan Kaur Umum dan Tata Usaha Kaut Perencanaan Staf Administrasi Desa Kelihan Banjar Dinas Pekandelan Kelihan Banjar Dinas Kelodan Kelihan Banjar Dinas Geria Kelihan Banjar Dinas Kapit Kelihan Banjar Dinas Dukuh Kelihan Banjar Dinas Pemenang Kelihan Banjar Dinas Umanyar Kelihan Banjar Dinas Tegalwangi

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

STATISTIK COVID-19 DI INDONESIA