Selamat Datang di Website Resmi Desa Nyalian , Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Media komunikasi dan transparansi Pemerintah Desa Nyalian untuk seluruh masyarakat. MENUJU DESA NYALIAN YANG HUMANIS DAN TRANSPARANSI

Artikel

Penguatan Pengelolaan Produk Ekonomi Kreatif melalui Pameran Seni Rupa dan Sarasehan Cagar Budaya

13 Juli 2026 14:22:17  PEMERINTAH DESA NYALIAN  6 Kali Dibaca  Agenda Desa

Penguatan Pengelolaan Produk Ekonomi Kreatif melalui Pameran Seni Rupa dan Sarasehan Cagar Budaya mengusung tema “Dari Warisan Budaya Menjadi Karya Bernilai: Penguatan Pengelolaan Produk Ekonomi Kreatif melalui Seni Rupa dan Pelestarian Cagar Budaya” yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026 bertempat di Wantilan Banjar Adat Kelodan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) LSCC Universitas Udayana yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Sanggar Seni Tirthapudja sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi budaya lokal. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh masyarakat Desa Nyalian, pelaku UMKM, anggota Sanggar Seni Tirthapudja, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Nyalian.
Kegiatan diawali dengan sesi sarasehan yang dimoderatori oleh Ida Bagus Purwa Sidemen, S.Ag., M.Si., selaku Ketua Pokdarwis Dewi Nyalian. Sarasehan menghadirkan dua narasumber, yaitu I Ketut Sudila dan Ar. Ida Bagus Budartha Sidemen, S.T., IAI., yang membahas pentingnya pelestarian cagar budaya sebagai aset desa sekaligus peluang dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Dalam pemaparannya, I Ketut Sudila menekankan bahwa warisan budaya tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga dapat menjadi identitas dan kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan. Sementara itu, Ar. Ida Bagus Budartha Sidemen, S.T., IAI. menjelaskan bahwa pelestarian cagar budaya perlu berjalan beriringan dengan inovasi masyarakat dalam mengembangkan produk ekonomi kreatif. "Warisan budaya bukan hanya untuk dijaga, tetapi juga dapat diolah menjadi karya yang bernilai ekonomi tanpa menghilangkan nilai dan identitas budayanya. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian budaya untuk generasi mendatang," ujarnya.
Setelah sesi sarasehan dan diskusi interaktif bersama peserta, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan melukis capil sebagai bentuk implementasi pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis seni rupa. Pelatihan ini difasilitasi secara kolaboratif oleh Tim PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana bersama Sanggar Seni Tirthapudja, sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai teknik melukis, tetapi juga pendampingan langsung dari para pegiat seni lokal yang berpengalaman. Peserta kemudian menuangkan kreativitas mereka pada media capil, dan seluruh hasil karya selanjutnya dipamerkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat sekaligus memperlihatkan potensi seni rupa lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Nyalian semakin memahami pentingnya menjaga dan memanfaatkan warisan budaya sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Kolaborasi antara Tim PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana, Sanggar Seni Tirthapudja, Pemerintah Desa Nyalian, Pokdarwis Dewi Nyalian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berakar pada budayaPenguatan Pengelolaan Produk Ekonomi Kreatif melalui Pameran Seni Rupa dan Sarasehan Cagar Budaya mengusung tema “Dari Warisan Budaya Menjadi Karya Bernilai: Penguatan Pengelolaan Produk Ekonomi Kreatif melalui Seni Rupa dan Pelestarian Cagar Budaya” yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026 bertempat di Wantilan Banjar Adat Kelodan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) LSCC Universitas Udayana yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Sanggar Seni Tirthapudja sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi budaya lokal. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh masyarakat Desa Nyalian, pelaku UMKM, anggota Sanggar Seni Tirthapudja, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Nyalian.
Kegiatan diawali dengan sesi sarasehan yang dimoderatori oleh Ida Bagus Purwa Sidemen, S.Ag., M.Si., selaku Ketua Pokdarwis Dewi Nyalian. Sarasehan menghadirkan dua narasumber, yaitu I Ketut Sudila dan Ar. Ida Bagus Budartha Sidemen, S.T., IAI., yang membahas pentingnya pelestarian cagar budaya sebagai aset desa sekaligus peluang dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Dalam pemaparannya, I Ketut Sudila menekankan bahwa warisan budaya tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga dapat menjadi identitas dan kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan. Sementara itu, Ar. Ida Bagus Budartha Sidemen, S.T., IAI. menjelaskan bahwa pelestarian cagar budaya perlu berjalan beriringan dengan inovasi masyarakat dalam mengembangkan produk ekonomi kreatif. "Warisan budaya bukan hanya untuk dijaga, tetapi juga dapat diolah menjadi karya yang bernilai ekonomi tanpa menghilangkan nilai dan identitas budayanya. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian budaya untuk generasi mendatang," ujarnya.
Setelah sesi sarasehan dan diskusi interaktif bersama peserta, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan melukis capil sebagai bentuk implementasi pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis seni rupa. Pelatihan ini difasilitasi secara kolaboratif oleh Tim PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana bersama Sanggar Seni Tirthapudja, sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai teknik melukis, tetapi juga pendampingan langsung dari para pegiat seni lokal yang berpengalaman. Peserta kemudian menuangkan kreativitas mereka pada media capil, dan seluruh hasil karya selanjutnya dipamerkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat sekaligus memperlihatkan potensi seni rupa lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Nyalian semakin memahami pentingnya menjaga dan memanfaatkan warisan budaya sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Kolaborasi antara Tim PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana, Sanggar Seni Tirthapudja, Pemerintah Desa Nyalian, Pokdarwis Dewi Nyalian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berakar pada budaya

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Pengaduan Online

 Peta Desa

 Agenda

Belum ada agenda

 Statistik

 Pemerintah Desa

 Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

 Media Sosial

 Arsip Artikel

01 September 2020 | 5.170 Kali
PROFIL DESA PRINTOUT PRODESKEL
19 Juni 2020 | 5.097 Kali
RAPAT PERSIAPAN PEMBANGUNAN WC PROGRAM DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2020
07 Agustus 2018 | 5.091 Kali
Profil Potensi Desa
07 Agustus 2018 | 5.079 Kali
Sejarah Desa Nyalian
24 Juni 2021 | 4.427 Kali
PADAT KARYA TUNAI
31 Maret 2013 | 4.305 Kali
Arti Lambang Desa
07 Agustus 2018 | 4.258 Kali
Profil Masyarakat Desa

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:544
    Kemarin:903
    Total Pengunjung:241.933
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.217.128
    Browser:Mozilla 5.0

 Komentar

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jalan Brasika, Desa Nyalian
Desa : Nyalian
Kecamatan : Banjarangkan
Kabupaten : Klungkung
Kodepos : 80752
Telepon : 036631070
Email : info@nyalian.desa.id